Tertembak, Dua Demonstran Anti Kudeta Myanmar Tewas Ditempat

Dua demonstran anti kudeta Myanmar tewas ditempat (NET)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email

BERITA TERKAIT

YANGON – Sebanyak dua orang pengunjuk rasa anti kudeta tewas akibat mengalami luka tembak di bagian kepala pada Senin (8/3) menurut keterangan saksi mata. Akibat aksi demonstrasi ini banyak toko, pabrik dan bank yang memilih tutup.

Setidaknya sembilan serikat pekerja yang meliputi sektor konstruksi, pertanian dan manufaktur telah meminta kepada seluruh warga Myanmar agar berhenti bekerja dan turun bersatu untuk membalikkan kudeta dan memulihkan pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi.

Mengutip Reuters, sebuah postingan di Facebook menunjukan foto-foto mayat dua orang pria yang tergeletak di Jalan Myitkyina. Saksi mata mengatakan mereka sedang melakukan protes dan polisi menembakkan granat kejut dan gas air mata, kemudian beberapa orang mengalami luka tembak akibat tembakan yang melesat dari gedung-gedung disekitar para pendemo.

“Betapa tidak manusiawi membunuh warga sipil yang tidak bersenjata,” kata seorang saksi mata yang tak ingin diketahui identitasnya.

“Kita harus memiliki hak untuk memprotes secara damai.” lanjutnya.

Meskipun polisi dan militer berada di tempat protes tersebut, namun masih belum jelas siapa yang melancarkan tembakan tersebutkata para saksi.

Untuk diketahui, hingga saat ini sudah ada lebih dari 50 korban jiwa melayang setelah pihak kepolisian dan militer mengambil langkah tegas untuk menertibkan aksi demonstrasi yang terjadi sejak beberapa waktu lalu di Myanmar.

Para demonstran berkumpul di Yangon, Mandalay dan beberapa kota lainnya untuk menentang aksi kudeta yang dilakukan militer setempat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Scroll to Top