Ridwan Kamil Minta Menko Polhukam Mahfud Md Tanggung Jawab Kerumunan Penjemputan HRS

Ridwan Kamil kembali pertanyakan pengusutan kerumunan massa di Bandara Soetta
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email

BERITA TERKAIT

JAKARTA – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil minta Menko Polhukam Mahfud Md harus ikut bertanggung jawab atas terjadi kerumunan saat pejemputan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) pulang ke Indonesia beberapa waktu lalu. kerumunan terjadi karena diijinkan Mahfud.

“Izinkan saya beropini secara pribadi terhadap rentetan acara hari ini. Pertama, menurut saya, semua kekisruhan yang berlarut-larut ini dimulai sejak adanya statement dari Pak Mahfud, di mana penjemputan HRS ini diizinkan,” katanya usai diperiksa di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, Jawa Barat.Rabu (16/12/2020).

Menurut Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil, Mahfud sempat menyampaikan keterangan terkait mengizinkan penjemputan HRS di Bandara Soetta.

“Beliau bilang kalau (penjemputan) HRS itu diizinkan, hal itu menjadi tafsir dari ribuan orang yang datang ke bandara ‘selama tertib dan damai boleh’, sehingga terjadi kerumunan yang luar biasa. Nah, sehingga ada tafsir ini seolah-lah diskresi dari Pak Mahfud kepada PSBB di Jakarta, di Jabar, dan lain sebagainya,” tutur Emil.

Oleh sebab itu, karena ada stetment dari pejabat negara yang memperbolehkan menjemput HRS di bandara. Mantan Walikota Bandung itu berharap Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ikut bertanggung jawab.

“Dalam Islam, adil itu adalah menempatkan sesuatu sesuai tempatnya. Jadi beliau harus bertanggung jawab, tidak hanya kami kepala daerah yang dimintai klarifikasinya. Jadi semua punya peran, yang peran yang perlu diklarifikasi,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Menko Polhukam, Mahfud Md mempersilahkan masyarakat yang ingin menjemput Habib Rizieq Shihab di Bandara Soekarno-Hatta.

“Silakan jemput, tapi tertib, rukun, dan damai seperti yang selama ini dianjurkan oleh Habib Rizieq. Oleh sebab itu, kalau mereka yang membuat ribut, membuat rusuh, kita anggap bukan pengikutnya Habib Rizieq. Kalau pengikutnya Habib Rizieq pasti yang baik-baik, pasti revolusi akhlak,” tutur Mahfud kepada wartawan, Senin (9/10).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Scroll to Top