Pimpinan DPR RI Minta Penjelasan Penambahan 19 Posisi Baru di KPK

Pimpinan DPR RI MInta Penjelasan Penambahan 19 Posisi Baru di KPK
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email

BERITA TERKAIT

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad meminta Komisi III DPR RI segera mendapatkan penjelasan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait peraturan KPK yang menambah 19 posisi baru dan menghapus tiga posisi lama di lembaga anti rasuah.

“Apa yang beredar di media massa kemarin mengenai peraturan KPK, saya pikir itu adalah memang ranah internal KPK. Mari kita sama-sama hormati,” katanya kepada wartawan di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (19/11/2020).

Meski begitu, ia meminta komisi III DPR sebagai mitra dari KPK untuk mengkaji, mendalami, dan meminta penjelasan pada KPK.

“Namun, kami minta komisi III untuk dikaji dan meminta penjelasan dari KPK ,” tutupnya

Untuk diketahui, KPK telah merestrukturisasi organisasi dengan menambah 19 posisi dan jabatan baru di lembaga anti rasuah.

Restrukturisasi organisasi telah diatur dalam Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 7 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja KPK.

Adapun 19 posisi baru sebagai berikut rinciannya:

1. Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat
2. Direktur Jejaring Pendidikan
3. Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi
4. Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat
5. Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi
6. Sekretaris Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat
7. Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi
8-12. Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I sampai V
13. Sekretaris Deputi Koordinasi dan Supervisi
14. Direktur Antikorupsi dan Badan Usaha
15. Direktur Manajemen Informasi
16. Direktur Deteksi dan Analisis Korupsi
17. Pusat Perencanaan Strategis Pemberantasan Korupsi
18. Staf Khusus
19. Inspektorat

Semantara itu, tiga posisi lama atau jabatan yang dihapus dalam struktur baru KPK, yakni:

  1. Deputi Bidang Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat
  2. Direktur Pengawas Internal
  3. Unit Kerja Pusat Edukasi Antikorupsi/ACLC
BACA JUGA  Pemprov DKI Jakarta Perpanjang PSBB Hingga 11 Oktober 2020 Mendatang

Struktur baru tersebut secara otomtis mengubah struktur KPK sebelumnya yang diatur dalam pasal 26 UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK menyebutkan sebagai berikut:

(1) Susunan Komisi Pemberantasan Korupsi terdiri atas Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi dan 4 (empat) orang Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi.

(2) Komisi Pemberantasan Korupsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) membawahkan 4 (empat) bidang yang terdiri atas:

a. Bidang Pencegahan;
b. Bidang Penindakan;
c. Bidang Informasi dan Data; dan
d. Bidang Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat.

(3) Bidang Pencegahan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a membawahkan:

a. Subbidang Pendaftaran dan Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara;
b. Subbidang Gratifikasi;
c. Subbidang Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat; dan
d. Subbidang Penelitian dan Pengembangan.

(4) Bidang Penindakan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b membawahkan:

a. Subbidang Penyelidikan;
b. Subbidang Penyidikan; dan
c. Subbidang Penuntutan.

(5) Bidang Informasi dan Data sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c membawahkan:

a. Subbidang Pengolahan Informasi dan Data;

1. Subbidang Pembinaan Jaringan Kerja Antarkomisi dan Instansi;
2. Subbidang Monitor.

(6) Bidang Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf d membawahkan:

a. Subbidang Pengawasan Internal;

1. Subbidang Pengaduan Masyarakat.

(7) Subbidang Penyelidikan, Subbidang Penyidikan, dan Subbidang Penuntutan, masing-masing membawahkan beberapa Satuan Tugas sesuai dengan kebutuhan subbidangnya.

1. Ketentuan mengenai tugas Bidang-bidang dan masing-masing Subbidang sebagaimana dimaksud pada ayat (2), ayat (3), ayat (4), ayat (5), ayat (6), dan ayat (7) diatur lebih lanjut dengan Keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Scroll to Top