Perseteruan Mahfud dan Kang Emil Terus Begulir, Mahfud: Pejabat Dipanggil Polisi Jangan Panik

Pejabat Dipanggil Polisi Jangan Panik
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email

BERITA TERKAIT

JAKARTA = Perseteruan Menko Polhukam, Mahfud Md dengan Gebernur Jawa Barat Ridwan Kamil terus bergulir. Kali ini Mahfud meminta tidak perlu panik jika seorang pejabat dimintai keterangan oleh aparat penegak hukum.

menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) petugas kepolisian memanggil pejabat publik bertujuan untuk mendapatkan keterangan.

“Pejabat atau siapa pun dipanggil oleh polisi itu enggak usah panik, karena dipanggil itu ada bermacam-macam satu karena ingin diperiksa dua karena dimintai keterangan,” kata Mahfud dalam akun YouTube Polhukam, Rabu (16/12/2020).

Mahfud mengaku saat dirinya masih menjabat ketua MK dirinya sering dimintain keterangan oleh polisi. Sebab itu dia meminta jika dipanggil polisi jangan merasa bersalah.

“Jadi jangan merasa kalau dipanggil, dulu Pak Anies dipanggil orang ribut dipidanakan, lalu di Jabar, kan ditanya apa betul tanggal sekian ada ramai-ramai, apa betul anda memberi izin kalau enggak beri izin bagaimana, ya gitu aja. Sehingga nanti dikonstruksi siapa yang salah,” tuturnya.

Mahfud menyakini dipanggilnya Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak akan terkena masalah pidana. Sebab kata Mahfud, polisi hanya meminta keterangan.

“Jadi enggak ada, saya yakin seyakinnya enggak akan ada masalah pidana Pak Anies terhadap Pak Emil cuma diminta keterangan aja. Dipanggil kok merasa dipidana itu proses biasa,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Scroll to Top