PBB Resmikan Ganja Bukan Lagi Zat Berbahaya

PBB resmikan ganja bukan lagi zat berbahaya (net)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email

BERITA TERKAIT

NEW YORK – Komisi Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB telah menghapus ganja dari kategori salah satu obat paling berbahaya, PBB justru mengakui bahwa tanaman yang satu ini memiliki nilai obat yang cukup meyakinkan.

Komisi Narkotika PBB menyetujui rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia pada hari Rabu untuk menghapus ganja dan resin ganja dari klasifikasi Daftar IV di bawah Konvensi Tunggal 1961 tentang Narkotika.

Diketahui klasifikasi tersebut menempatkan ganja dan salah satu turunannya menjadi zat berbahaya bersama dengan heroin, opioid dan beberapa obat terlarang lainnya mengutip CNN.

“Ini adalah kabar baik bagi jutaan orang yang menggunakan ganja untuk melakukan pengobatan dan mencerminkan realita pasar yang membuat obat dengan basis ganja.”  ucap pihak Organisasi Advokasi Kebijakan Obat dalam rilis berita tersebut.

Hasil vote yang dilakukan pada Rabu (2/11/2020) menjadikan ganja dan resin ganja tidak lagi termasuk dalam klasifikasi zat paling berbahaya dan diakui memiliki manfaat medis. Tapi mereka harus tetap tunduk pada batasan-batasan yang ada dalam dunia medis.

“Kami menyambut baik pengakuan lama yang tertunda bahwa ganja adalah obat,” jelas Direktur Eksekutif Konsorsium Kebijakan Narkoba Internasional Ann Fordham dalam sebuah pernyataan.

“Namun, reformasi ini saja masih jauh dari memadai mengingat ganja tetap salah pemahaman di tingkat internasional.” lanjutnya.

Dalam rapat ini disepakati hasil akhir vote yakni 27 yang setuju dan 25 suara tidak setuju untuk membuat peraturan ulang mengenai ganja dan resin ganja.

Amerika Serikat, Inggris Raya, Jerman, dan Afrika Selatan merupakan beberapa negara yang menyetujui adanya pengkajian ulang amsalah ganja ini sementara Brasil, Tiongkok, Rusia, dan Pakistan memberikan suara menentang adanya kebijakan yang menghapus ganja dari daftar zat terlarang.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Scroll to Top