Gerindra Sebut Ada Tiga Sosok Kuat Pengganti Kapolri Idham Azis

Habiburokhman mengungkap sosok kuat calon pengganti Kapolri Idham Azis yang akan pensiun pada akhir bulan Januari mendatang.
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email

BERITA TERKAIT

JAKARTA – Anggota DPR RI Komisi III dari Fraksi Gerindra, Habiburokhman mengungkap sosok kuat calon pengganti Kapolri Idham Azis yang akan pensiun pada akhir bulan Januari mendatang.

“Ada beberapa sosok Pati senior yang saat ini santer isunya jadi kandidat” katanya yang juga Waketum Gerindra Habiburokhman kepada wartawan, Selasa (5/1/2021).

Habiburokhman melanjutkan sosok yang menguat untuk menjadi orang nomer saru di Korps Bhayangkara itu ada sosok kuat dari bidang Reserse Kriminal Polri. Kemudian, ada juga sosok kuat dari bidang Humas Polri dan Kamtibmas Polri.

“Ada yang jago di bidang Serse, ada yang jago di Humas, ada juga yang lama di bidang pemeliharaan Kamtibmas,” ujarnya.

Dari perbedaan tersebut, Habiburokhman melanjutkan semua memiliki peluang yang sama. Ia menilai sejumlah calon kuat Kapolri tersebut memiliki prestasi bagus. “Semua masih punya peluang sama besar. Prestasi bagus dan nyaris nol masalah signifikan,” tuturnya.

Habiburokhman juga menilai ada kemungkinan muncul kuda hitam atau nama baru dalam bursa calon Kapolri. Selain itu, ia juga menegaskan nama cakapolri adalah hak Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Tidak tertutup juga kemungkinan muncul kuda hitam alias nama baru. Tapi perlu digarisbawahi, secara prinsip itu hak Presiden untuk ajukan yang mana,” bebernya.

Selaku Anggota DPR yang bermitra dengan Polri, Habiburokhman mengatakan Pimpinan Komisi III DPR masih belum menerima surat presiden (supres) cakapolri. Ia mengatakan Komisi III DPR RI akan melakukan rapat internal mekanisme fit and proper test cakapolri pada 13 Januari 2021.

“Soal Calon Kapolri setahu saya hingga saat ini Pimpinan DPR DAN Komisi III belum menerima surat dari Presiden. Masa sidang baru dimulai 12 Januari, kami baru sidang internal sekitar tanggal 13 untuk membahas mekanisme fit dan proper test,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Scroll to Top