FPI Resmi DIbubar, Pemerintah Tampilkan Vidio FPI Dukung ISIS

FPI Resmi DIbubar, Pemerintah Tampilkan Vidio FPI Dukung ISIS
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email

BERITA TERKAIT

JAKARTA – Setelah Pemerintah Republik Indoneisa resmi melarang kegiatan penggunaan simbol dan atribut ormas Front Pembela Islam (FPI) muncul vidio tentang dukungan FPI terhadap ISIS dan Al Qaeda. Vidio tersebut diputar di Gedung Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat.

Adapun tayanngan vidio terebut terungkap adanya lima point yang diduga menjadi salah satu alasan pemerintah membubarkan organisasi kemasyarakatan pimpinan Habib Rizieq Shihab (HRS).

1. Adanya Maklumat FPI yang menyatakan dukungan kepada ISIS dan AL Qaeda

Dalam maklumat tersebut, FPI mendukung seruan dan nasihat pimpinan Al Qaeda, Syeikh Aiman Az Zhowahiti bahwa seluruh komponen jihad Al Qaidah. baik pasukan Syeikh Muhammad Al Jaulani di Syiria maupun pasukan Syeikh Abu Baakar Al Baghadadi di Iraq serta komponen jihad Al Qaidah lainnya agar bersatu dan bersaudara dengan segenap mujahidin islam di seluruh dunia untuk melanjutkan jihad di Syiria, Iraq, Palestina dan negeri islam lainnya yang tertindas.

2. Vidio Habib Rizieq Shihab (HRS) dukung ISIS

Dalam vidio tersebut HRS meminta masyarakat agar tidak mudah diadu domba dengan ISIS. HRS juga mengakui cita-cita ISIS yang akan mendirikan Khilafah Islamiyah merupakan cita0cita yang mulia.
Berikut kutipan HRS.

HRS : Apa yang baik dari ISIS kita akui baik. cita-cita mulai menegakan syariat islam hal yang baik.
cita-cita mulia untuk menegakan Khilafah Islamiyah hal yang baik
cita-cita mulianya untuk melawan kezaliman Amerika Serikat dan sekutunya cita-cita baik

saya tanya hal yang baik dukung atau tidak ? dukung
jangan mau diadu domba dengan ISIS, sepaya kita mengebuki ISIS
itu tidak akan dilakukan FPI sodara

BACA JUGA  Setelah Ngamuk di Jepang, Topan Haishen Mengarah ke Korea Selatan

Kalau pemerintah zalim, tentara jahat, polisi jahat main tangkap main tembak, rakyat hartanya di jarah tanahnya dirampas.
syariat islam disingkirkan. saya mau nanya kira-kira besok perlu ada ISIS atau tidak?.

3. Vidio anggota FPI yang mendukung baiat massal ISIS di Makassar 25 januari 2015

4. vidio Provokasi pimpinan FPI pada konflik Ambon-Poso

Dalam vidio tersebut, HRS mengungkap peristiwa di Ambon dan Poso.

HRS : kita tantang mereka untuk perang melawan kita. kau pakai parang. kita pakai parang. kau pakai bedil kita pakai bedil kau pakai granat, kita pakai granat

kau pake amunisi, kita juga pake amnuisi. 7 hari 7 malam pecah perang di Poso. tentara lari. polisi lari, ribuan orang kristen mati sodara. mereka lari terbirit-birit ketakutan teriak-teriak minta tolong minta tolong kepada Amerika, minta damai ke pemerintah pusat. biadab!

5. vidio anggota FPI -LPI pada acara milad DPC FPI -LPI macan Proppo Pamekasan yang ke 3 melakukan latihan gorok leher.

Keputusan larangan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Kementerian dan Lembaga berdasarkan ketentuan Perundang-undangan tertanggal 30 Desember 2020. Keputusan bersama itu ditetapkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menkum HAM Yasonna Laoly, Menkominfo Johny G Plate, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Idham Azis, dan Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar.

“Melarang dilakukannya kegiatan penggunaan simbol dan atribut Front Pembela Islam dalam wilayah hukum NKRI,” kata Wamenkum HAM Edward Omar Sharif Hiariej membacakan surat keputusan bersama Kementerian Lembaga, di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (30/12/2020).

Berikut isi ketetapan dalam surat keputusan bersama terkait pelarangan kegiatan FPI:

Menetapkan keputusan bersama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Jaksa Agung Republik Indonesia, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme tentang larangan kegiatan penggunaan simbol dan atribut serta penghentian kegiatan Front Pembela Islam.

  1. Menyatakan Front Pembela Islam adalah organisasi yang tidak terdaftar sebagai organisasi kemasyarakatan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan sehingga secara de jure telah bubar sebagai organisasi kemasyarakatan.
  2. Front Pembela Islam sebagai organisasi yang secara de jure telah bubar pada kenyataannya masih terus melakukan berbagai kegiatan yang mengganggu ketenteraman-ketertiban umum dan bertentangan dengan hukum.
  3. Melarang dilakukannya kegiatan penggunaan simbol dan atribut Front Pembela Islam dalam wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  4. Apabila terjadi pelanggaran sebagaimana diuraikan dalam diktum ketiga di atas, aparat hukum akan menghentikan seluruh kegiatan yang sedang dilaksanakan oleh Front Pembela Islam
  5. Meminta kepada masyarakat;
    a. Untuk tidak terpengaruh dan terlibat dalam kegiatan penggunaan simbol dan atribut Front Pembela Islam
    b. Untuk melaporkan kepada aparat penegak hukum sebagai kegiatan penggunaan simbol dan atribut Front Pembela Islam
  6. Kementerian/lembaga yang menandatangani surat keputusan bersama ini agar melakukan koordinasi dan mengambil langkah-langkah penegakan hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
  7. Keputusan bersama ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
BACA JUGA  Pasca Serangan Teroris di Universitas Kabul Afghanistan Tetapkan Hari Berkabung Nasional

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 30 Desember 2020

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Scroll to Top