Deretan Film Pendek yang Gak Kalah Bagus Dari Film Tilik dari Ravacana

Deretan Film Pendek yang Gak Kalah Bagus Dari Film Tilik dari Ravacana
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email

BERITA TERKAIT

JAKARTA – Film pendek tengah menjadi perbincangan belakangan ini, film bertajuk “Tilik” menjadi salah satu penyebab mengapa film pendek lebih diminati belakangan ini, khususnya pada masa seperti saat ini di mana orang masih belum dapat menyaksikan film layar lebar seperti biasa karena terhalang pandemi.

Namun, selain Tilik ternyata masih banyak film pendek karya anak bangsa lainnya yang juga gak kalah bagus dan memiliki makna yang cukup dalam, berikut beberapa di antaranya:

1. Lemantun

Deretan film pendek yang gak kalah bagus dari film Tilik (net)

Film ini menceritakan kisah seorang ibu yang membagikan warisan kepada kelima anaknya, namun yang menarik sosok ibu tidak memberikan warisan berupa tanah, rumah atau harta benda lainnya. Ibu memberikan warisan berupa lemari.

Seluruh anak yang sudah mendapat lemari akhirnya kembali pulang ke rumahnya masing-masing di kota, meninggalkan sang ibu bersama salah satu anaknya bernama Tri yang setia menjaga sang ibu sejak awal.

 

2. Singsot

Deretan film pendek yang gak kalah bagus dari film Tilik (net)

Film ini cukup menampar kehidupan anak muda di zaman sekarang, film ini mengisahkan tentang seorang anak yang menginap di rumah kakek dan neneknya. Sang nenek mmeberikan nasihat untuk jangan bersiul di rumah saat malam hari, namun anak ini mengabaikan nasihat tersebut.

Namun, ternyata ada rahasia dibalik nasihat sang nenek.

 

3. Anak Lanang

Deretan film pendek yang gak kalah bagus dari film Tilik (net)

Film ini mengisahkan tentang empat anak siswa Sekolah Dasar (SD) yang pulang bersama menaiki satu becak. Sepanjang perjalanan keempatnya menunjukan karakter masing-masing yang ternyata merupakan cerminan dari orang tua mereka masing-masing.

Anak Lanang (2017) bercerita mengenai empat orang anak yang membahas kehidupan sehari-hari mereka di atas becak. Secara kebetulan, hari itu adalah Hari Ibu. Proses pengambilan gambar hanya membutuhkan waktu sehari di Yogyakarta dan melibatkan kurang lebih 25 anak-anak.

BACA JUGA  Episode Terakhir ILC, Karni Ilyas: Mohon Maaf Sebesar-Besarnya Kepada Pencinta ILC

Gimana, penasaran sama film pendek karya anak bangsa lainnya?

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Scroll to Top