Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Bali Terapkan Pembayaranan Non Tunai untuk Sektor Pariwisata

Cegah penularan covid-19, Pemprov Bali terapkan pembayaranan non tunai untuk sektor pariwisata (net)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email

BERITA TERKAIT

DENPASAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mulai menerapkan transaksi non tunai di seluruh kawasan wisata Pulau Dewata tersebut. Diketahui Pemprov setempat bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Bank BRI untuk mengembangkan konsep digitalisasi pembayaran melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan kartu brizzi.

Kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho dalam acara digitalisasi pembayaran kawasan wisata di Tabanan pada Kamis (24/9/2020) mengungkapkan bahwa langkah ini diambil sebagai salah satu cara memutus faktor penyebaran Covid-19 melalui uang kertas pada sektor pariwisata.

Selain itu, digitalisasi pembayaran tidak hanya berlaku untuk tempat wisata. Namun juga diterapkan di pasar di Bali. Pemprov juga akan menyediakan sarana bagi para pedagang pasar dan pelaku UMKM untuk memasarkan produknya secara daring.

“Saya kira ini model yang bagus sekali ya. Ini kaya pasar virtual yang lama yang panjang.” ucap Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho.

Ia juga menambahkan untuk kembali menggerakan sektor pariwisata di Bali, tentunya harus mengedepankan protokol kesehatan dan juga menerapkan metode transaksi modern yang membuat wisatawan merasa aman dan nyaman.

Sebelumnya sektor pariwisata Bali diketahui mulai kembali dibuka sejak 31 Juli 2020 lalu. Pembukaan ini disambut oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, ia menyebut pembukaan kembali sektor wisata kala itu harus didampingi dengan penerapan protokol kesehatan yang baik.

“Saya sangat bersyukur kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali akan mulai beroperasi, untuk itu para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali diharapkan terus dapat menerapkan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya dan penuh kedisiplinan,” kata Wishnutama pada 28 Juli 2020 lalu.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Scroll to Top